Subscribe
Dapatkan berita terbaru seputar startup dan inspirasi technopreneurship dengan berlangganan newsletter Grevia.

 

Mengapa Programmer Adalah Sebuah Pekerjaan Berbahaya Sekaligus Potensial

Startup

Rating : (180)
Programmer adalah sebuah pekerjaan unik yang memiliki banyak potensi sekaligus resiko bagi para individu yang berkecimpung di dalamnya.


Programmer (Flickr)



Banyak perusahaan digital internasional yang pendirinya adalah seorang berlatar belakang programmer seperti Microsoft, Google dan Facebook.

Industri teknologi seperti sekarang ini, menjanjikan pekerjaan seorang staff IT dengan tantangan yang dinamis dan insentif di atas rata-rata pekerja di industri lainnya. Programmer, dikenal sebagai orang geek di belakang layar dari sebuah aplikasi ataupun website yang mengetahui teknis dalam membangun aplikasi.

Sayangnya pekerjaan yang menghabiskan cukup banyak waktu untuk bekerja di belakang layar komputer ini, menyebabkan pelaku dari profesi ini, rentan mengalami beberapa masalah seperti sikap yang buruk, merasa dirinya lebih pintar dari orang lain dan tidak pandai berkomunikasi.

Coba saja perhatikan jika anda memiliki teman kerja atau relasi di bagian IT, anda tidak heran untuk menemukan sebagian besar programmer yang memiliki sebagian dari masalah tersebut atau terlihat "spesial".

Mayoritas Programmer adalah Introvert dan Geek

Banyaknya platform dan cepatnya teknologi berkembang, menyebabkan seorang pekerja IT menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari dan membuat aplikasi. Hal ini juga adalah penyebab mengapa seorang programmer, sangat rentan terkena loneliness syndrome, yaitu terbiasa menyendiri dan menghindari kontak sosial.

Sebagai orang teknis dan langsung bersentuhan dengan sistem, ilmu logika dan , saya sendiri merasakan langsung bagaimana bekerja di balik layar komputer, bisa menyebabkan otak manusia menjadi individualistis. Bahkan seorang CTO tiket.com, Natali Andrianto, mengaku pernah menolak makan siang dengan seseorang mahasiswi akibat di sebuah seminar Startup Grind karena terlalu hitung-hitungan waktu.

Beruntung pada akhirnya, sebagian dari mereka (Programmer) bisa lepas dari jaring introvert dan menjadi seorang balance ambivert (seimbang antara intro dan ekstrovert), termasuk saya dan Natali.

 

Programmer Harus Wajib Bisa Public Speaking dan Bahasa Inggris

Seorang programmer yang sudah menguasai teknis, akan sangat cepat melonjak karirnya apabila didukung dengan kemampuan komunikasi yang mumpuni, apalagi jika bisa lancar berbahasa inggris. Hal ini dikarenakan iklim investasi di Indonesia, sebagian besar masih dikuasai oleh orang asing yang biasanya memegang peranan penting di sebuah perusahaan.

Menjadi seorang IT di perusahaan lokal dan perusahaan multinasional, tentulah sangat jauh perbedaan fasilitas dan salary. Padahal, yang dikerjakan tidak terlalu berbeda tingkat kesulitannya.Lagi lagi hal ini berkaitan erat dengan kemampuan berbahasa inggris anda.

Ditambah mulai banyak bermunculan startup di Indonesia, yang mendapat investasi dari investor asing. Tentulah hal ini akan sangat berpengaruh jika anda ingin melakukan pitching dan mendapatkan dana investasi.

 

Programmer Juga Bisa Menjadi Founder atau CTO (Chief Technology Officer)

Dalam kacamata saya, seharusnya seorang programmer sudah memiliki dasar ilmu teknis dan logika yang menjadi dasar untuk membangun sebuah model bisnis dalam perusahaan. Ia sudah bisa menggambarkan keseharian operasional perusahaan, dan mengerti seluk beluk teknis dan non teknis.

Tentulah hal ini sangatlah menguntungkan, dimana tidak semua orang di perusahaan tersebut bisa mempelajari alur bisnis secara riil. Inilah latar belakang mengapa banyak sekali perusahaan digital yang memiliki Founder dengan background programmer seperti Microsoft dengan Bill Gates, Facebook dengan Mark Zuckerberg, dan masih banyak lagi. 

 

Comments


AUTHOR
Rusdi Karsandi @rusdikarsandi linkedin

Techpreneur Grevia.
A digital enthusiast, who loves technopreneurs and startups. I love learning about passionpreneurship and motivates people to concepting new ideas for startups. Let's collaborates & change the world together.

TAG
#programmer #founder #CTO

ARTIKEL TERKAIT

Follow Grevia :         
Daftar Email anda ke newsletter.
Copyright © 2011 - 2022. Grevia Networks
×